OBAT HERBAL
Manufaktur,Distributor & General Trading Herbal Berkualitas
MEMILIH MINYAK YANG TEPAT DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KANDUNGAN NUTRISINYA
4 MAKANAN PENGANTI NASI YANG BAIK
KENALI CIRI-CIRI GEJALA AWAL TERKENA SAKIT ASMA
TANDA KEKURANGAN GIZI & PENYEBAPNYA
DIABETES & KENALI GEJALANYA
INSOMNIA & PENYEBAPNYA
News and Event
News and Event
INSOMNIA & PENYEBAPNYA
Insomnia adalah kondisi saat seseorang mengalami kesulitan untuk tidur atau tidak bisa tidur cukup lama sesuai dengan waktu yang dibutuhkan tubuh meski dia memiliki kesempatan untuk melakukannya. Hal tersebut menyebabkan kondisi fisik penderita insomnia menjadi tidak cukup fit untuk melakukan aktivitas keesokan harinya.

Tidur merupakan keadaan tidak sadar yang terjadi secara alami untuk memungkinkan tubuh Anda untuk beristirahat. Saat tidur, tubuh Anda melalui tahapan-tahapan tidur yang berbeda dalam sebuah siklus. Anda mungkin akan melalui lima siklus dalam satu malam.

Tahapan-tahapan tidur di antaranya adalah tahap mengantuk, tahap tidur ringan, tahap tidur nyenyak, dan tahap mimpi. Tahap mimpi ini sering disebut sebagai tahap rapid eye movement (REM) atau tahap tidur ketika mata mengalami pergerakan yang cepat.

Sebagian besar orang pernah mengalami ganguan tidur dalam hidup mereka. Diperkirakan sebanyak 28 juta orang Indonesia mengalami insomnia. Data tersebut diperoleh dari riset internasional yang dilakukan oleh US Census Bureau, International Data Base tahun 2004. Jumlah tersebut bisa terus bertambah seiring dengan perubahan gaya hidup.

Gejala insomnia

Sulit untuk menentukan ukuran tidur normal karena kebutuhan tidur berbeda-beda bagi tiap orang. Hal tersebut dipengaruhi oleh usia, gaya hidup, lingkungan, dan pola makan.Gejala-gejala insomnia yang paling umum di antaranya:

  • Susah tidur.
  • Terbangun di malam hari atau dini hari.
  • Merasa lelah, uring-uringan, dan tidak bisa melakukan aktivitas secara baik pada siang harinya.

PENYEBAB INSOMNIA

Penyebab seseorang mengidap insomnia bisa bermacam-macam, di antaranya adalah masalah psikologi, masalah kesehatan fisik, efek samping obat-obatan, gaya hidup, dan faktor kenyamanan di ruangan kamar.

Masalah kesehatan fisik yang mendasari

Banyak masalah kesehatan fisik dapat menimbulkan gejala yang dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman sehingga dirinya kesulitan untuk memulai atau mempertahankan tidur. Contohnya adalah asma,penyakit jantung, penyakit saraf seperti Parkison dan Alzheimer, serta radang sendi atau artritis.

Faktor lingkungan

Lingkungan kamar tidur yang tidak nyaman dapat mengganggu tidur seseorang, contohnya seperti suhu kamar yang terlalu dingin atau panas, suara bising, dan cahaya lampu yang terlalu terang.

Pola hidup

Insomnia dapat dipicu oleh kebiasaan atau pola hidup tertentu yang kita jalani, salah satunya adalah waktu tidur yang tidak tetap. Waktu tidur kita yang terus berubah-ubah dapat menyebabkan ritme sirkadian yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh, termasuk siklus tidur dan bangun, menjadi terganggu.

Contoh insomnia seperti ini kerap dialami oleh orang-orang yang bekerja dengan waktu yang tidak tetap, mereka yang memiliki kebiasaan tidur siang untuk mengganti kekurangan waktu tidur malam, dan mereka yang mengalami desinkronosis atau pengar setelah melakukan penerbangan jarak jauh.

Mengonsumsi makanan dalam porsi besar juga dapat membuat seseorang sulit tidur. Perut yang terlalu kenyang dapat membuat tubuh tidak nyaman saat direbahkan. Tidur tidak lama setelah makan juga dapat berpotensi menyebabkan sakit ulu hati. Tentu saja dengan kondisi-kondisi tersebut tidur akan terganggu.

Sama seperti makanan berporsi besar, konsumsi alkohol, nikotin, dan kafein sebaiknya dihindari menjelang waktu tidur. Alkohol memang mengandung zat penenang yang dapat membantu mempercepat tidur Anda,namun tidak bisa membuat Anda tidur hingga mencapai tahap yang lebih lelap.

Masalah psikologi

Masalah psikologi sering kali menjadi faktor utama munculnya gejala insomnia, salah satunya adalah stres. Banyak orang yang tidurnya menjadi terganggu karena mengalami stres. Contoh-contoh pemicu stres bisa bermacam-macam. Ada stres akibat sekolah, pekerjaan, hubungan keluarga dan sosial. Selain stres,depresi akibat kehilangan orang yang dekat, pekerjaan, atau sesuatu yang berharga juga bisa menyebabkan insomnia.

Insomnia juga bisa disebabkan oleh kecemasan. Orang yang dihinggapi rasa cemas akan sulit untuk memulai tidur. Selain itu, rasa cemas juga dapat membuat seseorang menjadi kesulitan mempertahankan tidur, sehingga dia sering terbangun di tengah malam dan sulit untuk tidur kembali.

Contoh-contoh rasa cemas bisa bermacam-macam, di antaranya cemas akan keuangan, masa depan, dan cemas dalam memikul tanggung jawab. Bahkan rasa cemas dan panik karena tidak bisa tidur pun dapat membuat seseorang benar-benar tidak bisa tidur.

Selain stres atau cemas, masalah psikologi lainnya yang dapat menyebabkan insomnia adalah penyakit mental seperti skizofrenia dan gangguan bipolar.

Untuk mengatasi serta mengobati  insomnia/susah tidur ,stress,depresi dll bisa di coba secara herbal
 KLIK DISINI

 

 






HOMETENTANG KAMIPRODUKIMAGE GALERYNews and EventContact UsFile DownloadDAFTAR AGEN MADU DLLKAPSUL DLL